|
| 24 Sep 2020 Thu 10:02 PM

3 Pemain yang Menjadi Motor Keberhasilan Brasil Menjuarai Copa America 2019|my

3 Pemain yang Menjadi Motor Keberhasilan Brasil Menjuarai Copa America 2019
[ 08-07-2019 ]

3 Pemain yang Menjadi Motor Keberhasilan Brasil Menjuarai Copa America 2019

AKUWIN999 - Timnas Brasil berhasil menyudahi paceklik gelar di Copa America yang berlangsung selama 12 tahun. Selecao menjadi kampiun Copa America 2019 setelah menundukkan Peru 3-1 dalam partai puncak di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (8/7/2019) dini hari WIB.

Gol-gol Selecao lahir melalui Everton (15'), Gabriel Jesus (45') dan Richarlison (90'), sementara gol Peru datang dari aksi Paolo Guerrero (44'). Bagi Brasil, ini adalah gelar juara Copa America ke-9 sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.

Timnas Brasil awalnya tak begitu dijagokan untuk juara. Maklum, Brasil harus menjalani Copa America 2019 tanpa kapten tim mereka, Neymar.

Bintang Paris Saint Germain (PSG) itu cedera dalam laga uji coba melawan Qatar. Tempat Neymar di tim digantikan oleh gelandang Chelsea, Willian.

Namun siapa sangka, absennya Neymar justru membuat Brasil sukses. Hal ini tentu tak terlepas dari andil para pemain kunci lainnya.

Siapa saja pemain kunci tersebut? Berikut tiga pemain yang punya andil besar dalam kesuksesan Brasil di Copa America 2019.

Kiper Liverpool ini tak tergantikan di bawah mistar gawang Brasil selama Copa America 2019. Meskipun, ia harus bersaing dengan kiper Manchester City, Ederson Moraes.

Di bawah pengawalannya, gawang Brasil hanya kebobolan satu kali. Sebiji gol itu pun terjadi di partai puncak melawan Peru.

Padahal, di laga semifinal, Brasil harus berhadapan dengan Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Namun, Alisson membuktikan ketangguhannya di bawah mistar gawang.

Ia membuat satu penyelamatan gemilang terhadap tendangan bebas Messi. Brasil akhirnya menang 2-0 atas rival abadinya tersebut.

Peran Dani Alves dalam keberhasilan Brasil juga tak bisa disepelekan. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini sanggup menggantikan peran Neymar sebagai kapten.

Bek berusia 36 tahun ini menjelma sebagai pemimpin Brasil di lapangan. Ia menyatukan figur-figur senior seperti Thiago Silva, Fernandinho, dan Willian dengan nama-nama muda seperti Roberto Firmino, Arthur, dan Philippe Coutinho.

Andil besar Alves terjadi saat Brasil melawan Argentina. Di pertandingan itu, ia dipilih sebagai man of the match.

Bagi Alves, gelar Copa America 2019 pun terasa spesial. Pasalnya, ini menjadi gelar ke-40 baginya selama berkarier sebagai pemain sepak bola profesional.

Menjalani musim yang buruk di Barcelona, Coutinho seolah menemukan permainannya kembali di Brasil. Absennya Neymar membuat eks pemain Inter Milan ini menjadi andalan untuk mengatur serangan tim.

Kepercayaan dari pelatih Brasil, Tite pun tak disia-siakannya. Sepanjang turnamen, Coutinho mencetak dua gol dan satu assist.

Menurut catatan whoscored, presentase operan akurat Coutinho mencapai 86 persen. Ia juga membuat rata-rata 3,5 tembakan per pertandingan.

Penampilan cemerlang di Copa America 2019 kiranya patut membuat Coutinho lega. Paling tidak, hal itu membuat Barcelona mempertimbangkan lagi untuk melepas Coutinho di bursa transfer.